Daftar Tempat Wisata di Talaud Sulawesi Utara

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Tempat Wisata di Talaud - Talaud adalah sebuah pulau paling utara wilayah Negara Indonesia sekaligus menjadi perbatasan ujung dari tanah air beta yang berbatasan langsung dengan kepulauan daerah Davao del Sur, Filipina. Mengenai Talaud ini jadi teringat dalam jingle suatu produk yang kira-kira seperti ini jingle nya "Dari Sabang sampai Merauke,,,dari Timor sampai ke Talaud" dan saya yakin semuanya pasti tau, hehehe. nah kali ini kita akan membahas pulau talaud itu sendiri.

Kabupaten Talaud ini ada juga beberapa pulau yang terpisah Pulau Karakelang, Pulau Salebabu, dan Pulau Kabaruan, dan banyak yang menyatakan Pulau Talaud ini sebagai Tanah Porodisa yang berasal dari kata paradise atau surga. Untuk bisa sampai ke Talaud ini dari Manado sebagai ibu kota provinsi Sulawesi utara anda bisa menggunakan jalur udara dan jalur laut berikut informasinya.

Jalur Udara

Bandara Sam Ratulangi Manado - Bandara Melonguane.
Jadwal penerbangannya : tersedia setiap hari dengan waktu penerbangan sekitar 45 menit.
Tarif penerbangannya sendiri yaitu sekitar : Rp 600 ribu hingga 1,2 jutaan untuk sekali jalan.

Jalur Laut

Pelabuhan Manado - Talud
Jadwal : tidak tersedia setiap hari, jadi anda harus memastikan jadwal keberangkatan kapal fery-nya. Biasanya sore hari atau malam hari. perjalanan laut ini sekitar 14 hingga 18 jam tergantung cuaca dan penggunaan mesin kapal.
Tarifnya sendiri ialah sekitar : Rp 250 hingga Rp 500 ribu tergantung jenis kamar dalam kapal yang dipilih.

Terserah anda mau menggunakan jasa kapal terbang atau kapal laut, namun perjalanan kedauanya pastinya memiliki kesan dan pengalaman tersendiri, silahkan anda coba saja. Dan berikut Daftar Tempat Wisata Di Talaud Sulawesi Utara yang patut anda kunjungi bila sudah sampai di Talaud.

Goa Weta


Karakelang punya pesona goa stalaktit dan stalakmitnya. Goa itu bernama Weta, yang dinamakan penduduk sekitar. Weta ini diambil dari nama orang yang menemukannya sewaktu penjajahan Jepang dulu. Dari cerita masyarakat, goa ini merupakan saksi bisu persembunyian warga Talaud dari tentara Jepang pada waktu itu. Mereka tinggal berbulan-bulan di dalam goa untuk menghindari tentara Jepang, dan hanya keluar jika waktu malam.

Goa ini mempunyai panjang sekitar 400 meter dan tembus ke ujung goa lainnya di perbukitan. Cahaya matahari tak tembus di goa ini, sehingga untuk ke sini disarankan membawa penerang. Kepakan sayap kelelawar kecil yang sering muncul tiba-tiba menjadi kejutan bagi pengunjung. Terlebih variasi stalaktit dan stalakmitnya sungguh memberi sensasi petualangan yang seru.

Kondisi alam di sekitar goa Weta masih sangat natural, berada di tengah hutan. Banyak tumbuh pohon besar serta rumput dan lumut. Menyusuri hutan, jalan setapak menurun kemudian menghantar sampai ke pintu goa, yang untaian stalaktit bergradasi dari abu-abu ke hijau langsung kelihatan.

Lebar goa yang berukuran sekitar tiga meter memudahkan untuk mengeksplorasinya.Di bawahnya air dingin menunggu, sebatas pinggang hingga ke arah dalam goa.


Air Terjun Ampadoap


Talaud memang Tanah Porodisa alias Tanah Surga, buktinya bisa kalian lihat di daerah Beo. sebuah air terjun yang dikenal dengan nama Ampadoap. Ampadoap dalam bahasa lokal berarti saling berhadap-hadapan. Keunikan air terjun ini justru bukan dari megah dan tingginya aliran air yang turun dari tebing, karena justru air terjunnya pendek yaitu hanya sekitar 5 meter. Tetapi keunikan dan pesonanya karena air terjunnya terdapat dua dan saling berhadapan, seolah membentuk kawah yang di kedua sisinya mengalir tuangan air.

Kealamian kawasan sekitar air terjun juga membuat suasana semakin nampak sejuk. Kedua aliran air terjun yang turun mengisi sungai jernih dibawahnya yang kemudian airnya kembali mengalir menuruni kontur mengikuti alur sungai. Suasana yang menangkan, melihat dua air terjun sekaligus di satu lokasi.


Pantai Lobbo


Eksotisnya sunset di pantai Lobbo, Kecamatan Beo Utara sungguh memesona. Pancaran oranye matahari di ufuk barat bumi semakin indah saat pulau Nusa Tofor dan Nusa Dolong membentuk siluet di bawahnya. Hamparan pasir hitam halus yang luas, serta deburan ombak bertingkat semakin menambah nikmatnya menghabiskan senja di pantai yang masih perawan, yang berada di pulau Karakelang, Kabupaten Kepulaun Talaud, Sulawesi Utara ini.

Pulau tak berpenghuni Nusa Tofor dan Nusa Dolong yang tak jauh dari garis pantai harus dinikmati pada dua titik berbeda. Berada di garis pantai yang sama, tapi harus mengitari jalur seperti lengkungan.Sehingga tak bisa melihat sekaligus dua pulau yang masuk pada kawasan pulau terluar Indonesia ini.

Pantai yang masih perawan ini terlihat bersih. Warga setempat pun sering menghabiskan waktu di pantai yang panjangnya sekitar lima kilometer ini.Luasnya hamparan pasir membuat pantai ini dijadikan lapangan sepak bola warga desa Lobbo. Pemandangan anak-anak desa yang bermain-main di pinggir pantai, atau aktivitas warga melaut akan sering dijumpai di pantai ini.

Untuk sekadar mandi, dasar dari pantai ini adalah pasir halus. Sehingga tak usah khawatir jika kakinya lecet karena karang tajam.


Miangas, Batas Utara Tanah Air Beta


Lokasinya diujung utara Kepulauan Talaud yang menjadikannya justru lebih dekat dengan negara tetangga, Filipina dibanding ke ibukota Kabupaten Talaud. Keunikan dari Miangas ialah perairannya yang masih sangat perawan. Lokasi perairannya sangat cocok bagi kalian pecinta snorkeling dengan catatan alatnya bawa sendiri.

Jangan lewatkan pula sekedar menyambangi dan berfoto di tugu NKRI sebagai tanda kawasan perbatasan. Lokasi lain yang bisa dijadikan pilihan ialah di sebuah bukit yang terdapat mercusuar diatasnya. Dari atas mercusuar, akan tampak daratan pulau dan luasnya lautan. Bahkan dari sana pula dapat terlihat sebuah gunung yang berada di Pulau Mindanau, Filipina.

Itulah  Daftar Tempat Wisata di Talaud Sulawesi Utara, terima kasih dan semoga bermanfaat.